Monday, May 11, 2009

Mempelajari Gerakan Kungfu

Xing Yi Quan (Hsing Yi Ch'uan, Hsing I chuan) adalah salah satu ilmu beladiri kuno yang berkembang di kungfu academy cina dan terbukti kung fu schools sangat efektif penggunaannya dalam real fight situation. Karakter kungfu fighting cenderung aggressive dan shaolin kungfu menghasilkan power yang bersifat explosive. Salah satu film Jet Li yang berjudul the one, menggunakan ilmu kungfu shaolin ini dalam adegan pertarungannya.

Asal-usul dari ilmu kung fu shaolin ini menurut legenda berasal dari jenderal besar terkenal di cina: Yue Fei (1103-1141) dari dinasti Sung. Tapi tidak ada bukti sejarah yang kuat mengenai hal itu. Informasi sejarah yang bisa dipercaya menyebutkan bahwa ilmu kung fu fighting ini berasal dari catatan ilmu shaolin kung funya jenderal Yu Fei yang dipelajari oleh Ji Long Feng (dikenal juga sebagai Ji Jike) dari propinsi Shanxi dan dikembangkan sesuai dengan pengetahuan academy kungfu sehingga menghasilkan ilmu shaolin kungfu dari academy kung fu ini yang pada awalnya disebut liuhe quan, xinyi quan, yi quan, atau xinyi liuhe quan.

Xin : pikiran, hati | Xing : bentuk | Yi : kehendak | Liuhe : 6 harmoni

Enam harmoni ini meliputi : pikiran, bentuk, kekuatan kehendak/kemauan, kekuatan luar, kekuatan dalam, dan energy intrinsic.

Ji Long Feng adalah seorang ahli tombak yang konon mendapatkan julukan sebagai dewa tombak. Keahliannya sangat tinggi, bahkan menurut catatan legenda kungfu academy beliau bisa memotong lalat di atas kertas tanpa merusakkan kertasnya.

Ji Longfeng adalah seorang muslim dan juga seorang pahlawan kung fu schools cina yang menentang pemerintahan dinasti qi’ng bangsa Manchuria. Karena itulah beliau pergi ke kuil kungfu schools shaolin di henan sebagai pusat berkumpulnya para pendekar yang menentang kekuasaan qing. Beliau tinggal di kuil kung fu fighting shaolin sekitar 10 tahun dan saling bertukar ilmu kungfu fighting dengan para biksu di biara tersebut yang memang sangat terkenal akan keahlian ilmu kungfu shaolinnya. Selama tinggal di kuil kung fu shaolin tersebut itulah xinyi liuhe quan tercipta. Kemudian beliau mengajarkan shaolin kung fu kepada para biksu di academy kungfu shaolin dan kemudian ilmu ini berkembang dengan nama xinyiba shaolin- salah satu ilmu academy kung fu tertinggi di kuil tersebut yang sangat terkenal sampai sekarang. Beliau juga mengajarkan kepada murid-muridnya yang kemudian berkembang di propinsi shanxi, henan, hebei, dan juga keluarga Dai ( keturunan Dai Longbang ).

Di propinsi henan, rahasia ilmu ini diwariskan kepada suku hui yang beragama Islam dan sampai sekarang masih terjaga sebagai ilmu warisan turun temurun disana dan disebut xinyi liuhe quan. Di propinsi shanxi dan hebei ilmu ini berkembang dengan nama xingyi quan yang membagi ilmu ini dalam konsep wu xing (5 elements) dan spirit dari 12 hewan. Masing-masing dari xinyi liuhe, xinyiba, xingyi, dan xingyi keluarga Dai memiliki karekteristiknya masing-masing, namun pada prinsipnya bersumber pada benang merah yang sama dan memiliki gerakan-gerakan yang sangat mirip.

http://kungfu8mata-angin.blogspot.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Shaolin Kungfu - Kungfu Academy - Kung Fu Schools - Kungfu Fighting - Kungfu Shaolin - Kung Fu Shaolin - Kungfu Schools - Kung Fu Fighting - Shaolin Kung Fu - Academy Kungfu - Academy Kung Fu dan Naga Langit Shaolin Kungfu Academy : Kung Fu Schools & Kungfu Fighting - Kungfu Shaolin Jakarta di 88db.com

No comments:

Post a Comment

Post a Comment